Tingkat Kemacetan Tinggi, Pengguna Waze di Jakarta Tertinggi Kedua se-ASEAN

Tingkat Kemacetan Tinggi, Pengguna Waze di Jakarta Tertinggi Kedua se-ASEAN

237
0
BERBAGI
(sumber: Mobipicker)

Bagi Anda yang tinggal di Jakarta dan menggunakan smartphone pasti sudah tidak lagi asing dengan satu aplikasi bernama Waze. Aplikasi ini adalah aplikasi penunjuk jalan yang sangat populer digunakan warga Jakarta. Tetapi tidak hanya di Jakarta saja, karena aplikasi Waze ini rupanya juga sangat populer di Malaysia. Hal itu terlihat dari jumlah penggunanya, dan Malaysia menjadi yang tertinggi di kawasan ASEAN. Bahkan Malaysia masuk ke dalam 5 besar pengguna Waze di dunia. Kota Kuala Lumpur tercatat memiliki 2,5 juta pengguna aktif Waze.

Setelah Kuala Lumpur, Jakarta berada di urutan kedua dengan pengguna aktif sebanyak 2 juta, dan Manila di posisi ketiga dengan 1,5 juta. Waze banyak digunakan karena terkenal akurat dalam menunjukkan jalan tercepat untuk sampai ke tujuan. Memang Waze saat ini sedang berusaha untuk bekerja sama dengan pemerintah setempat agar bisa memberikan navigasi lebih akurat lagi, dengan begitu si pengguna bakalan lebih cepat sampai ke tujuan. Saat ini misalnya, Waze sudah bekerja sama dengan pemerintah kota Selangor, dimana si pengguna bisa protes jika jalan yang ditunjukkan salah.

Masukan Data Harus Lebih Banyak Agar Akurat

Waze saat ini sedang mencoba untuk menjalin banyak kerjasama lagi, karena Waze membutuhkan lebih banyak data dan pihak yang terlibat agar informasi bisa disampaikan dengan benar. Seperti misalnya informasi kecelakaan atau keadaan darurat yang bisa diinfokan ke pengguna, sehingga pengguna bisa memilih alternatif jalan lain dan sampai lebih cepat. Diberitakan oleh Paultan, Selasa, 9 Mei 2017, Waze Global Strategic Partnership Manager, Mona Weng menyampaikan pihaknya kini telah bekerja sama dengan lebih dari 250 partner di seluruh dunia. Dan dalam waktu dekat bakalan ada lagi 10 negara Asia yang ikut terlibat termasuk kota dan juga pemerintahan.

Waze bisa memberikan info akurat terkait keadaan lalu lintas di jalur yang akan dilewati. (sumber: Chip)

Waze juga bakal menerapkan di Malaysia apa yang dilakukan di Jakarta, yaitu si pengguna diberikan jalur alternatif saat jam sibuk. Dengan begitu mengurangi sekitar 19% waktu berkendara. Tahun lalu, Malaysia menjadi urutan teratas sebagai negara yang paling nyaman untuk berkendara di ASEAN versi Waze. Malaysia menempati posisi ke-23 dari 38 negara, sementara Indonesia berada di posisi ke-34, Singapura 32, dan Filipina 37.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY