Akhir Tahun Ini Pertamina Siapkan BBM Berstandar Euro 4

Akhir Tahun Ini Pertamina Siapkan BBM Berstandar Euro 4

396
0
BERBAGI
(sumber: 78deka)

Menyikapi peraturan baru terkait standar emisi yang akan diterapkan di Indonesia, PT Pertamina (Persero) mencoba bergerak cepat dengan menyiapkan dua produk berstandar Euro 4 pada akhir tahun ini. Hal ini dilakukan Pertamina untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia yang akan menaikkan standar emisi dari Euro 2 ke Euro 4, yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mulai akhir tahun 2018 mendatang. Afandi selaku Vice President Retail Fuel Marketing Pertamina mengatakan, produk Euro 4 yang disiapkan Pertamina bukanlah varian baru, melainkan varian yang sudah ada namun ditingkatkan kualitasnya. “Pertamina masih mencoba dan menghitung, ada varian tertentu yang akan dipercepat untuk Euro 4, mungkin Pertamax Turbo dan DEX, untuk mempercepat Euro 4 di segmen atas dulu,” kata Afandi. “Euro 4 kita siapkan, kita tidak akan bicara varian baru, tapi varian yang ditingatkan kualitasnya,” lanjut dia.

Afandi juga mengatakan bahwa Pertamina saat ini sedang memperhitungkan biaya untuk menyediakan dua varian dengan spesifikasi RON dan sulfur yang sesuai dengan Euro 4 sekaligus menyiapkan kilangnya. “Jika ditanya kapan, tunggu saja. Kalau bisa akhir tahun ini kami sudah duluan Euro 4. Tapi nanti kami lihat, tunggu tanggal mainnya, kita lagi hitung-hitung,” ujarnya.

Harga Naik

Jika berbicara mengenai kualitas yang meningkat, maka sedikit mustahil jika tidak dibarengi dengan kenaikan harganya. Tetapi saat disingging masalah harga, Pertamina mengaku belum merinci berapa harga per liter yang akan ditetapkan untuk produk Euro 4. “Pertamina sedang menyiapkan, Insya Allah, akhir tahun kami akan mulai dalam beberapa varian. Harganya mungkin beda Rp 200-300 perak dari fuel non-Euro 4,” kata Afandi.

Juru Bicara PT Pertamina Adiatma Sardjito (kanan) bersama Vice President Retail Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Afandi (dua kanan) dan Public Relation Pertamina Lubricants Intania Prionggo (tengah) dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, Jumat (5/5/17). (Foto: ANTARA News/Alviansyah)

Selain itu, Pertamina juga tidak akan menghapus bahan bakar jenis Premium jika Euro 4 berhasil diterapkan di Indonesia. “Kalau Premium dihapuskan bagaimana dengan angkot?” kata dia. “Jadi jangan berasumsi semua jadi Euro 4. Di negara lain juga banyak yang menjual Euro 4 dan 5 tapi masih ada RON 80 dijual padahal tak masuk kriteria Euro,” tutup Afandi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY