Jangan Sembarangan Menggelapkan Kaca Mobil, Ada Aturan yang Harus Dipatuhi

Jangan Sembarangan Menggelapkan Kaca Mobil, Ada Aturan yang Harus Dipatuhi

1360
0
BERBAGI
Ingin menggelapkan kaca mobil Anda? Pahami peraturannya (Foto: cultureindo)

Banyak pengguna mobil yang memilih untuk menggelapkan kaca mobilnya dengan alasan privasi maupun keamanan. Maklum saja, penggunaan kaca standar yang bening membuat bagian interior mobil terlihat dari luar, sehingga bukan tak mungkin jadi menggoda niat jahat dari pihak tak bertanggung jawab.

Meski begitu, Anda tak serta-merta bisa seenaknya menggelapkan kaca mobil begitu saja. Ada tata-cara dan peraturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Pada dasarnya, peraturan tersebut dibuat agar Anda tetap aman, karena jika terlalu gelap, bisa saja justru Anda yang menjadi korban akibat tidak dapat melihat jalanan dengan baik.

Dasar Peraturan

Merujuk pada Newsletter Info Dirjen Pehubungan Darat, disebutkan bahwa ada aturan spesifik mengenai tingkat kegelapan kaca tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76 tentang Penggunaan Kaca pada Kendaraan Bermotor. Menurut peraturan tersebut, kaca depan, belakang, dan samping, harus terbuat dari bahan yang tidak mudah pecah, bisa tembus pandang dari dua arah, serta tidak mendistorsi pengelihatan orang yang ada di dalam mobil ke luar mobil.

Jangan asal gelap saat ingin menggelapkan kaca mobil (Foto: kacafilmindo)

Diungkapkan pula bahwa kaca mobil boleh dilapisi bahan berwarna, asal dapat menembus cahaya dengan prosentase tidak kurang dari 70 persen. Sedangkan khusus untuk kaca depan dan belakang, prosentase penembusan cahaya bisa kurang dari 40 persen, tapi hanya berlaku bagi satu pertiga tinggi kaca secara keseluruhan. Prosentase yang dimaksud adalah perbandingan antara jumlah cahaya setelah menembus kaca dan masuk ke dalam kabin dengan jumlah cahaya sebelum menembus kaca yang bersangkutan.

Tingkat kegelapan kaca mobil ada aturannya (Foto: Mobilku)

Ini berarti jika semakin tinggi prosentase, maka kaca semakin bening. Sebaliknya, semakin rendah prosentase, maka kaca yang dipakai semakin gelap. Penyebutan ini terbalik dengan istilah yang biasa dipakai penjual kaca film. Tak hanya soal tingkat kegelapan, disebutkan pula bahwa penggunaan bahan untuk lapisan ini tidak boleh menimbulkan pemantulan cahaya baru. Tingkat kegelapan kaca ini adalah tercantum dari PP Nomor 55 Tahun 2012 tentang kendaraan, terutama pada 58 ayat (5) yang berisi “kaca sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mempunyai tingkat kegelapan tertentu.”

Setelah memahami peraturan yang berlaku, maka Anda bisa mengatur tingkat kegelapan kaca mobil Anda dengan sesuai dan tidak asal gelap saja ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY