Ini Alasan Ford Akan PHK 20 Ribu Karyawannya di Seluruh Dunia

Ini Alasan Ford Akan PHK 20 Ribu Karyawannya di Seluruh Dunia

272
0
BERBAGI
Ada beberapa alasan yang membuat Ford harus merumahkan 20 ribu pekerjanya di seluruh dunia (Foto : dk8000)

Beberapa tahun terakhir, kita kerap mendengar kabar kurang mengenakkan dari Ford seperti hengkang dari Indonesia, Jepang, dan menutup pabriknya di Australia. Beberapa penyebabnya adalah pelemahan ekonomi dunia hingga dianggap tak terlalu menguntungkan untuk terus memproduksi di sebuah negara.

Kabar terbaru juga tak kalah pahitnya, dimana Ford terpaksa merumahkan 20 ribu pekerjanya di seluruh dunia. Menurut Ford, hal ini dikarenakan mereka perlu menghemat uang sebesar USD 3 miliar akibat penjualan mobil yang menurun, serta kebutuhan untuk mendanai riset teknologi baru.

Untuk Mendorong Pertumbuhan

Sejumlah proyek pengembangan teknologi baru memang tengah digagas oleh pabrikan asal Amerika Serikat ini. Ford diketahui akan menyisihkan dana USD 4,5 miliar guna mengembangkan mobil listrik dan keperluan untuk meluncurkan mobil autonomous pertamanya pada tahun 2021. Untuk itulah mereka terpaksa melakukan sejumlah penghematan, apalagi sejak Mark Fields memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Ford tahun 2014 lalu, saham perusahaan turun hingga nyaris 40 persen. Hal ini diperparah dengan turunnya penjualan akibat permintaan global pada mobil Ford menurun drastis.

20 ribu pekerja Ford yang di PHK setara dengan 10 persen dari total pekerja Ford di seluruh dunia (Foto: motortrend)

Meski Ford tidak secara terang-terangan mengakui akan merumahkan 20 ribu pekerjanya, namun sumber rahasia yang dekat dengan perusahaan mengatakan bahwa minggu ini Ford akan mengumumkan detail Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para karyawannya itu. Menurut Wall Street Journal, jumlah karyawan yang di PHK setara dengan 10 persen dari total pekerja Ford di seluruh dunia. Ford terpaksa mengambil langkah ini untuk mendorong pertumbuhan mereka dan mengubah area bisnis yang mempunyai kinerja buruk.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY