Jaguar-Land Rover Ogah Ikut GIIAS 2017, Kenapa ya?

Jaguar-Land Rover Ogah Ikut GIIAS 2017, Kenapa ya?

356
0
BERBAGI
(foto : Independent UK)

Bagi para agen pemegang merk mobil yang beraktifitas di Indonesia, adanya event besar otomotif semacam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) adalah suatu kesempatan bagus sebagai ajang pamer maupun ajang untuk meningkatkan penjualan. Maka tidak heran jika event seperti ini selalu dinanti-nanti dan dipersiapkan dengan matang jauh-jauh hari. Hal ini berbeda dengan apa yang direncanakan oleh agen pemegang merek Jaguar Land Rover di Indonesia, PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) yang menyatakan besar kemungkinan tidak akan ambil bagian dalam ajang pameran otomotif akbar GIIAS 2017, di ICE BSD City, Serpong, Tangerang, 10-20 Agustus 2017 mendatang.

Menurut COO PT Wahana Auto Ekamarga, Roland Staehler, ada pengalaman yang kurang menyenangkan terkait penyelenggaraan GIIAS 2016 silam, yakni tidak terpenuhinya target pribadi mereka di ajang tersebut. “Kami masih bertanya-tanya apakah cukup masuk akal untuk ikut ambil bagian di GIIAS, Sebab, sejujurnya, berdasarkan pengalaman tahun lalu tidak terlalu menggembirakan,” kata Staehler.

Venue Kurang Mendukung

Walau tidak berminat mengikuti GIIAS 2017, namun Staehler tetap mengakui bahwa pameran otomotif memang tidak melulu perkara aktivitas penjualan, namun pihaknya merasa bahwa Jaguar Land Rover tidak mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan calon pelanggan mereka di GIIAS 2016. Lokasi pameran yang terletak di ICE BSD City, dinilai Staehler terlalu jauh dari pusat kota dan pusat keramaian yang membuat pelanggan potensial Jaguar Land Rover tidak terlalu banyak berkenan mendatangi GIIAS 2016 lalu.

Jaguar Indonesia baru saja meluncurkan produk terbarunya, Jaguar XF 2.0 Blackjack di Showroom Jaguar Land Rover, Jakarta Selatan (foto: Tribunnews)

Lebih lanjut lagi, Staehler menyatakan pihaknya memahami betul manfaat GIIAS 2017 sebagai ajang memperkuat citra merek Jaguar Land Rover di Indonesia, namun di sisi lain, pasar yang digarap mereka kecil sehingga WAE lebih memprioritaskan interaksi yang lebih terjaga ketimbang mengikuti pameran. “Ini pasar yang kecil, kami ingin menyalurkan tenaga kami untuk menemui calon konsumen di pasar kecil ini dan memastikan berkomunikasi langsung dengan mereka,” tutupnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY