Wuling: “Spesifikasi Confero S Masih Bisa Berubah”

Wuling: “Spesifikasi Confero S Masih Bisa Berubah”

383
0
BERBAGI
Untuk saat ini Confero S baru tersedia dalam transmisi manual 5 percepatan (Foto: Kompas)

Wuling Motors baru saja mengajak awak media untuk menjajal performa dan impresi dari model perdananya di Indonesia, Confero S, pada hari Senin (22/5) kemarin di kawasan Pluit, Jakarta Utara. MPV yang akan berada pada segmen yang sama dengan Avanza-Xenia ini disebut akan mulai diperkenalkan secara luas pada kuartal ketiga tahun ini.

Bukan tanpa sebab jika Wuling mengajak para wartawan untuk menjajal terlebih dahulu mobil ini sebelum diluncurkan. Pasalnya, Wuling ingin mendengar masukan-masukan yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan sebelum mobil ini benar-benar akan resmi dijual.

Masih Bisa Berubah

Melalui masukan-masukan yang ada, baik bersifat positif maupun negatif, pihak Wuling akan memutuskan untuk melakukan perbaikan maupun koreksi atau tidak pada Confero S tersebut. Menurut Product Planning Specialist Wuling Motors Arief Ramadhi, Confero S yang dijajal media memang belum 100 persen, artinya, masih ada kesempatan untuk diperbaiki jika ada kekurangan.

Wuling Confero S masih bisa disesuaikan lagi sebelum mulai dijual (Foto: Kompas)

Meski demikian, Arief mengatakan bahwa kalaupun ada ubahan, maka sifatnya tidak terlalu signifikan. Hal ini dikarenakan Wuling sudah memastikan diri bakal meluncurkan mobil ini pada kuartal ketiga 2017, sehingga waktunya tergolong mepet dan segera masuk tahap produksi massal di pabrik baru Wuling.

Masukan Awak Media

Melansir Otomania, sejumlah awak media otomotif nasional telah menyampaikan masukannya pada Wuling. Menurut mereka, Confero S sudah cukup oke secara fitur, namun perlu ada koreksi di beberapa bagian. Misalkan saja tuas persneling yang dirasa kurang presisi sehingga mengakibatkan perpindahan transmisi sedikit macet atau tersendat-sendat.

Interior Wuling Confero S (Foto: Otomania)

Lingkar kemudi juga dirasa terlalu enteng dan dikhawatirkan menghilangkan feelĀ berkendara. Selain itu, setir yang lebih berat juga bisa menjaga laju kendaraan tetap stabl dan aman saat digunakan untuk berkendara dalam kecepatan tinggi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY