Pemerintah Buat Peraturan Baru, India Menjadi Lahan Empuk Bagi Produsen Mobil Listrik...

Pemerintah Buat Peraturan Baru, India Menjadi Lahan Empuk Bagi Produsen Mobil Listrik dari China

451
0
BERBAGI
India menargetkan pertumbuhan mobil listrik terus meingkat. (Foto: Telegraph)

Para pemikir paling berpengaruh dalam pemerintah India pada bulan ini meluncurkan cetak biru kebijakan bahwa kendaraan listrik sepenuhnya akan beroperasi pada 2032. Rencana ambisius India untuk mendorong kendaraan listrik dengan mengorbankan teknologi lainnya dinilai akan menguntungkan para produsen mobil China yang ingin memasuki pasar di India, seperti BYD dan SAIC. Rencana mobil listrik itu juga menimbulkan kecemasan bagi para manufaktur mobil di India yang sedang fokus membangun kendaraan hibrida karena India juga berencana mengenakan pajak lebih tinggi pada kendaraan hibrida dibandingkan dengan listrik, di bawah kebijakan pajak baru yang diberlakukan mulai 1 Juli 2017.

Badan perencanaan yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi juga merekomendasikan pajak dan suku bunga pinjaman lebih rendah untuk kendaraan listrik sambil membatasi penjualan mobil bensin dan diesel, yang dipandang sebagai kebijakan yang radikal. Hal itu membuat produsen mobil seperti Maruti Suzuki dan Toyota Motor kecewa. India yang agresif mempromosikan kendaraan listrik adalah “peluang besar”, kata sebuah sumber yang dekat dengan produsen mobil terbesar China, SAIC, mengatakan kepada Reuters. “Bagi pendatang baru, ini adalah kesempatan bagus untuk membangun citra merek modern yang inovatif,” kata sumber tersebut, walaupun mereka menambahkan bahwa perusahaan tersebut memerlukan kejelasan kebijakan sebelum memutuskan apakah akan meluncurkan kendaraan listrik di India.

India Diserbu Produsen Kendaraan Listrik dari China

Awal tahun ini, SAIC mendirikan sebuah unit lokal bernama MG Motor yang sedang menyelesaikan rencana untuk membeli pabrik manufaktur mobil di India barat. Seorang juru bicara SAIC tidak berkomentar secara spesifik mengenai rencana tersebut. Sedangkan produsen kendaraan lain dari China, BYD yang didukung Warren Buffett telah membangun bus listrik di negara ini, sementara saingannya Chongqing Changan mengatakan bahwa mereka bisa masuk ke pasar India pada 2020.

Selain BYD, BAIC juga merupakan pemasok terbesar mobil listrik di China. (foto: Insideevs)

BYD mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaan akan memiliki “kepercayaan yang lebih” guna terlibat di pasar India jika pemerintah mendukung kebijakan yang diajukan. Perusahaan tersebut mengatakan akan melihat peningkatan investasi di India namun tidak memberikan rincian bagaimana perusahaan tersebut dapat memperluas bisnis dan pangsa pasarnya.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY