Ini Senjata Nissan Untuk Program Pengganti LCGC

Ini Senjata Nissan Untuk Program Pengganti LCGC

424
0
BERBAGI
Nissan Note E-Power bisa jadi kendaraan yang cocok untuk program LCEV (Foto: NissanGlobal Newsroom)

Beberapa waktu lalu, pemerintah memantapkan diri untuk segera menggeser program LCGC (Low Cost Green Car) dengan program baru LCEV (Low Carbon Emissions Vehicle). Melalui program ini, pemerintah berharap mampu menekan emisi karbon yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor selama ini.

Program inipun mendapat dukungan positif dari para pabrikan otomotif, termasuk Nissan. Menurut Davy J Tuilan selaku Wakil Presiden Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Nissan Motor Indonesia (NMI), pemerintah telah meminta masukan dan rencana tiap pabrikan terhadap program LCEV tersebut.

Sejalan dengan Konsep Nissan

Lebih lanjut, Davy mengapresiasi rencana pemerintah tersebut. Menurutnya, program LCEV amat sejalan dengan konsep Inteligent Mobility yang diusung Nissan. Oleh karenanya, walaupun NMI masih belum memiliki model dengan teknologi yang bisa dipakai pada segmen LCEV, namun ada model di pasar luar negeri yang dirasa cocok untuk masuk segmen LCEV.

Keuntungan yang dimiliki oleh Nissan Note E-Power (Foto: Autocar)

Model yang dimaksud adalah Nissan Note yang dibekali teknologi E-Power dengan mesin bensin 1.2 L tiga silinder. Mesin konvensional yang diusungnya juga berfungsi sebagai generator penyuplai tenaga ke baterai lithium ion untuk penggerak sekunder. Davy merasa yakin dengan model ini, karena menurutnya Note E-Power adalah model terlaris di Jepang pada awal 2017. Sedangkan untuk kepastian membawa Note masuk ke Indonesia, Davy masih enggan berbagi informasi. Bisa dimaklumi, kemungkinan karena dirinya pun ingin mengetahui lebih dulu seperti apa peraturan LCEV nantinya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY