Hati-Hati, Jangan Sampai Salah Pakaikan Ban MPV ke SUV Anda

Hati-Hati, Jangan Sampai Salah Pakaikan Ban MPV ke SUV Anda

5349
0
BERBAGI
(foto : autoexpress)

Belakangan ini, perkembangan teknologi ban semakin canggih. Para pabrikan bahkan menciptakan ban yang spesifik untuk segmen kendaraan tertentu. Di roda empat, kita mengenal ban khusus untuk MPV, atau SUV.

Pembedaan ini tentu bukan tanpa sebab. Jika dipakai sembarangan, bisa-bisa ban meledak. Hal ini mungkin terjadi pada ban MPV, tetapi digunakan untuk SUV. Arfianti Puspitarini, Manajer, Product & Trade Marketing Consumer PT Goodyear Indonesia, mengatakan untuk mengetahui kesesuaian ban dengan kendaraan, adalah dengan melihat load index atau kemampuan satu ban untuk menahan beban. “Perhatikan load index. Kebanyakan mobil SUV bobotnya lebih berat dari MPV,” ujar Arfianti.

Perhatikan Berat Kendaraan

Tidak diperbolehkannya SUV memakai ban MPV adalah karena dasar pertimbangan bobotnya. Jika SUV dipaksa menggunakan ban MPV, dan kebetulan bobot mobilnya lebih berat daripada batas toleransi beban ban, sangat mungkin ia bisa pecah. Tentu hal ini tidak diinginkan oleh pengendara manapun. Load index dipengaruhi oleh beberapa hal. Dari mulai struktur ban, kerangka, serta bahan atau material yang dipakai. Load index sendiri dapat dilihat di dinding samping ban. Ia biasanya berurutan dengan kode ukuran. Kode “91” misalnya, artinya ban dapat menahan bobot sampai 615 kilogram, sementara kode “95” sampai 690 kilogram.

Pada ban tertera semua kode yang diperlukan untuk pemakai ban, mulai dari ukuran, kecepatan maksimal, hingga berat maksimal. (foto : mobilku.org)

Nah, setelah anda mengetahui arti kode pada ban mobil anda, jangan sampai anda salah mengganti ban mobil anda. Kita semua tentu saja tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan hanya karena salah mengganti ban saja.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY