Pemerintah Indonesia telah mengungkapkan keinginan agar produsen otomotif merakit kendaraan double cabin, seperti Toyota Hilux, di dalam negeri. Permintaan ini muncul karena sebagian besar kendaraan jenis ini masih diimpor utuh dari Thailand, meskipun memiliki pasar tersendiri di Indonesia.

Menurut Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, karakteristik masyarakat Indonesia sangat berbeda dari Thailand, sehingga mobil double cabin tidak begitu populer di Indonesia. Beliau menyatakan bahwa Indonesia kuat di segmen 3-row seater, yang mencakup mobil seperti Calya, Avanza, dan Innova.

Toyota telah memastikan akan menjual Hilux Rangga pada tahun 2024, yang akan didatangkan langsung dari Thailand. Meskipun ada peluang untuk merakit pick up double cabin di dalam negeri, pemerintah harus realistis mengenai pertumbuhan pasar sebagai faktor pertimbangan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menekankan bahwa pasar double cabin di Indonesia memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh. Beliau menyarankan agar prinsipal mempertimbangkan kembali menjadikan Thailand sebagai basis produksi kendaraan double cabin dan memindahkan produksi ke Indonesia, yang diprediksi memiliki pasar yang lebih menjanjikan dalam dua hingga sepuluh tahun ke depan.

Kendati saat ini fokus industri otomotif cenderung pada mobil listrik murni, segmen mobil komersil atau pick-up double cabin masih memiliki peluang pasar yang signifikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini