Bensin yang tercampur dengan air dapat menimbulkan berbagai masalah serius pada mesin motor. Air yang masuk ke dalam tangki bensin tidak dapat terbakar dan akan mengganggu proses pembakaran di ruang bakar, yang pada akhirnya dapat menyebabkan mesin motor mogok.

Penyebab Bensin Tercampur Air

Penyebab utama bensin tercampur air biasanya adalah karena adanya kebocoran pada tangki penyimpanan di SPBU atau karena bensin tersebut terpapar air hujan. Hal ini bisa terjadi ketika tabung air terkontaminasi dengan bahan kimia lain seperti deterjen atau minyak.

Efek Buruk Bensin Tercampur Air

  1. Mesin Mogok: Air yang masuk ke ruang bakar tidak bisa dikompresi bersama bahan bakar dan akhirnya menyebabkan mesin mogok.
  2. Karat pada Komponen Mesin: Air dapat menyebabkan karat pada berbagai komponen mesin, seperti piston, ring piston, dan liner silinder.
  3. Korosi pada Tangki Bensin: Air dapat menyebabkan korosi pada tangki bensin, yang dapat menyebabkan kebocoran dan bahkan kebakaran.
  4. Kerusakan Sistem Injeksi: Pada motor tipe injeksi, air dalam bensin bisa merusak fuel pump dan injektor, yang mengakibatkan penurunan efisiensi bahan bakar.

Cara Mengatasi Bensin Tercampur Air

Jika mengalami masalah bensin tercampur air, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menguras seluruh isi tangki bahan bakar dan membersihkannya, serta mengisinya kembali dengan bensin yang baru. Untuk motor tipe karburator, karburatornya juga perlu dibuka dan dibersihkan. Sementara untuk motor matik atau motor dengan tipe injeksi, bagian fuel pump dan injektornya juga perlu dibersihkan.

Dengan pemahaman yang baik tentang dampak dan cara penanganan bensin tercampur air, pengendara dapat lebih waspada dan mencegah kerusakan serius pada mesin motor mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini