Jakarta, KOMPAS.com – Sebuah insiden tragis terjadi ketika pengemudi Tesla Model S yang mengaktifkan fitur Autopilot menabrak seorang pengendara motor di Washington DC, Amerika Serikat, hingga menyebabkan korban meninggal di tempat. Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan yang diakibatkan oleh ketergantungan berlebihan pada fitur autopilot.

Menurut laporan dari Rideapart.com dan Herald Net, pengemudi Tesla tersebut sedang terdistraksi oleh ponselnya sebelum kecelakaan terjadi. Mobil listrik itu tidak dapat dipindahkan tepat waktu setelah menabrak, dan korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant, mengingatkan bahwa fitur Autopilot hanya merupakan komponen elektronik yang tidak bisa diandalkan sepenuhnya. Pengemudi harus tetap waspada dan tidak melepaskan tangan dari setir atau melakukan aktivitas lain seperti menggunakan ponsel atau menonton video saat berkendara.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi penggunaan teknologi autopilot pada kendaraan dan menunjukkan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab pengemudi dalam mengoperasikan fitur canggih tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini