Apakah benar ban motor bisa kadaluarsa seperti makanan jika terlalu lama tidak digunakan? Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi pemilik kendaraan yang tidak selalu menggunakan motornya. Mari kita telusuri lebih lanjut.

Menurut Andi Saiful Rahman, Lead Gerai Planet Ban H.Dimun, setiap ban motor sebenarnya bisa mengalami kadaluarsa. Namun, perlu kita pahami bahwa kadaluarsa pada ban motor bukan berarti seperti tanggal kedaluwarsa pada makanan yang harus diperhatikan dengan ketat. Berikut beberapa poin penting terkait ban motor dan masa pemakaian:

  1. Usia Pemakaian Ban: Ban motor memiliki usia pemakaian, meskipun tidak selalu digunakan. Usia pemakaian ini tidak terjadi dalam waktu yang cepat. Sebagai contoh, ban motor yang usianya di atas 3 sampai 4 tahun akan menjadi lebih keras. Jika ban tersebut digunakan secara harian, tentunya akan mempengaruhi kenyamanan berkendara.

  2. Kode Produksi: Pada ban motor, terdapat kode produksi yang biasanya tercetak pada dinding ban. Kode ini bukanlah tanggal kedaluwarsa, melainkan informasi tentang produksi ban. Kode tersebut digunakan untuk keperluan lot tracing jika ada ban yang perlu ditinjau ulang setelah produksi.

  3. Penyimpanan yang Benar: Kerusakan pada ban juga dapat disebabkan oleh penyimpanan yang salah. Ban harus disimpan di tempat yang benar, tidak terkena sinar matahari langsung, dan jauh dari bahan-bahan kimia. Jadi, jika Anda memiliki ban motor yang jarang digunakan, pastikan untuk menyimpannya dengan baik.

Jadi, meskipun ban motor tidak memiliki tanggal kadaluwarsa seperti makanan, kita tetap perlu memperhatikan usia pemakaian dan kondisi penyimpanannya agar ban tetap aman dan nyaman digunakan. Semoga informasi ini membantu! 🏍️

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini