Pasar mobil berjenis Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan pada Januari 2024. Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan LMPV di pasar domestik melambat 34 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tahun politik, pandemi Covid-19, dan kenaikan harga BBM.

Namun, di tengah kondisi pasar yang lesu, ada satu produk LMPV yang tetap bertahan di puncak daftar penjualan, yaitu Toyota Avanza. Mobil yang dikenal sebagai "mobil sejuta umat" ini berhasil menjual 3.889 unit pada Januari 2024, meski mengalami penurunan sebesar 32,6 persen dari 5.772 unit pada Januari 2023. Dengan demikian, Avanza masih memegang pangsa pasar sebesar 37,5 persen di segmen LMPV.

Salah satu faktor yang membuat Avanza tetap diminati oleh konsumen adalah kehadiran generasi ketiganya yang diluncurkan pada akhir 2023. Generasi baru Avanza ini menawarkan desain yang lebih modern, fitur yang lebih lengkap, dan performa yang lebih baik. Selain itu, Avanza juga memiliki jaringan purna jual yang luas dan andal, serta nilai jual kembali yang tinggi.

Di posisi kedua, ada Mitsubishi Xpander yang merupakan pesaing terberat Avanza. Xpander berhasil menjual 2.045 unit pada Januari 2024, turun 15,2 persen dari 2.412 unit pada Januari 2023. Xpander memiliki pangsa pasar sebesar 19,7 persen di segmen LMPV. Xpander juga memiliki keunggulan di bidang desain, ruang kabin, dan fitur keselamatan. Namun, Xpander masih kalah dari Avanza di aspek harga, konsumsi bahan bakar, dan biaya perawatan.

Di posisi ketiga, ada Daihatsu Xenia yang merupakan saudara kembar dari Avanza. Xenia berhasil menjual 1.240 unit pada Januari 2024, turun 29,8 persen dari 1.767 unit pada Januari 2023. Xenia memiliki pangsa pasar sebesar 11,9 persen di segmen LMPV. Xenia menawarkan harga yang lebih terjangkau dari Avanza, namun dengan fitur yang lebih sederhana dan performa yang lebih rendah.

Di posisi keempat, ada Hyundai Stargazer yang merupakan pendatang baru di segmen LMPV. Stargazer berhasil menjual 1.118 unit pada Januari 2024, naik 3,4 persen dari 1.081 unit pada Januari 2023. Stargazer memiliki pangsa pasar sebesar 10,8 persen di segmen LMPV. Stargazer menawarkan desain yang futuristik, fitur yang canggih, dan garansi yang panjang. Namun, Stargazer masih kurang dikenal oleh konsumen dan memiliki jaringan purna jual yang terbatas.

Di posisi kelima, ada Toyota Veloz yang merupakan varian tertinggi dari Avanza. Veloz berhasil menjual 956 unit pada Januari 2024, turun 62,5 persen dari 2.549 unit pada Januari 2023. Veloz memiliki pangsa pasar sebesar 9,2 persen di segmen LMPV. Veloz menawarkan tampilan yang lebih sporty, fitur yang lebih mewah, dan performa yang lebih responsif dari Avanza. Namun, Veloz juga memiliki harga yang lebih mahal dan konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini